20
Agu
08

Lomba Penelitian Ilmiah Remaja 2008, Mendiknas: Semangat Menemukan Kebaruan

Jakarta, Selasa (12 Agustus 2008) — Sesuatu hasil penelitian mempunyai nilai riset hanya kalau menyumbangkan kebaruan. Sementara kebaruan sebetulnya sudah ada di alam semesta, tetapi baru diketahui oleh manusia untuk pertama kalinya. Penelitian berfungsi untuk memperluas horison ilmu pengetahuan. Horison dari apa yang bisa dipahami dan dikuasai oleh manusia secara empirik.

“Tujuan utama Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) adalah membangun minat, hasrat, dan mengembangkan rasa ingin tahu. Minat dan hasrat untuk meneliti itu hanya akan kuat kalau ada rasa ingin tahu tentang apa yang terjadi di alam semesta dan di lingkungan sosial kita ini. Dengan keingintahuan yang kuat itulah maka akan berkembang semangat untuk menemukan kebaruan,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo saat membuka LPIR ke-31 2008 di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (12/08/2008).

Mendiknas mengatakan, semangat menemukan kebaruan itulah yang menjadi pangkal dari semangat kretivitas. Apalagi, kata dia, akhir-akhir ini Indonesia berminat untuk mengembangkan industri kreatif. Suatu industri yang ditopang dengan produk berupa barang jasa sebagai hasil kreativitas manusia. “Untuk bisa kreatif maka penguasaan teknologi dan teknokrasi menjadi sangat penting dan untuk menguasai teknologi dan teknokrasi maka penguasaan ilmu – ilmu dasar termasuk metodologi penelitian menjadi sangat penting,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendiknas mengatakan, kreativitas juga bisa dikembangkan melalui olah rasa, pendidikan estetika, dan aktivitas kegiatan hati. Menurut Mendiknas, kreativitas yang berbasis pada teknologi dan teknokrasi akan lebih ideal jika dipadu dengan kreativitas yang berbasis pada estetika dan juga terintegrasi dengan inspired creativity. “Hasilnya bisa menjadi barang dan jasa yang super kreatif,” katanya.

Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas, Suyanto, melaporkan, LPIR merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun bagi para remaja khususnya siswa SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. Pada LPIR 2008, kata dia, jumlah naskah yang masuk ke sekretariat panitia sebanyak 1.111 naskah untuk jenjang SMA, sedangkan untuk jenjang SMP/MTs sebanyak 1.051 naskah. “Dewan juri telah melakukan penilaian karya tulis untuk penentuan finalis dan ditetapkan sebanyak 36 finalis untuk tingkat SMA dan 99 finalis untuk tingkat SMP,” katanya.

Para finalis tersebut, lanjut Suyanto, akan mengikuti wawancara mulai 12 – 14 Agustus 2008 guna menentukan pemenang tingkat nasional. Dia menyebutkan, jumlah naskah yang terpilih berdasarkan disiplin ilmu yakni, bidang Pertanian (3), Biologi (4), Matematika (1), Fisika/Mesin/Elektronika (3), Kimia/Geologi (3), Kesehatan/Psikologi (3), Bahasa/Kesusastraan (4), Sejarah/Kebudayaan (3), Ekologi/antarbidang (3), Ekonomi/Manajemen (3), Pendidikan (3), Sosiologi (3).***

Sumber: Pers Depdiknas
Penulis: Pers Depdiknas

http://www.depdiknas.go.id/


0 Responses to “Lomba Penelitian Ilmiah Remaja 2008, Mendiknas: Semangat Menemukan Kebaruan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda adalah pengunjung yang ke:

  • 25,400

Kalender

Agustus 2008
S S R K J S M
« Jun   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: